Angin

Angin

Hey kau
Wanita yang diammu tanpa kata
Terdiam tanpa sebuah irama
Kau bawa aku dalam buayan
Kala langkah kaki ku mulai lunglai
Kau papah aku dalam kelam
Iya Aku…
Orang yang terpatri dalam kefanaan dunia
Selalu menuntut ku untuk selalu sempurna
Pernahkah kau merasa menjadi aku
Iya Aku…
Orang yang bodoh dan dungu
Tak mengerti sandi cintamu
Jangan ajarkan aku membencimu
Membenci semua lakumu
Iya Aku…
Orang yang tak pernah kau anggap hadirku
Sebagai peneman masa tua mu…
Itu aku…
Orang yang hanya kau anggap sebagai angin
Tanpa kau anggap hadirku kau patahkan harapan itu
Harapan tentang masa tua itu
Saat kau dan aku bersama…
Entah lakumu kini kian pupus

Terhempas topan yang dahsyat

Kini tak ku temukan hadirmu

Di duniaku yang sunyi…

Mungkinkah angin telah membawamu

Menghilang dari sisiku…

Entahlah..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *