Browsed by
Kategori: Puisi Cinta

Cinta sang KUASA

Cinta sang KUASA

  Kala hati berkata CINTA, jiwa nan buas berubah jinak layak nya merpati. Satu kata yangs merubah IBLIS jadi MALAIKAT, merubah LAWAN jadi KAWAN, merubah SURAM jadi GEMBIRA, merubah TANGIS jadi BAHAGIA. Namun kadang kata itu berubah menyakitkan qalbu. Meranakan pemiliknya. Mencabik cabik seluruh raga hingga habis badan tanpa rupa. Dengan tanpa sedikitpun mengasihaninya. Seonggok daging bernama Hati tak sanggup menampung keadaanya. Memikul segala yang dimilikinya. Kadang berlari menentengnya, namun kadang terseok-seok menyeretnya. Seketika kata itu menghidupkan pemiliknya, namun tak…

Read More Read More

Cinta sang KUASA

Cinta sang KUASA

Kala hati berkata CINTA, jiwa nan buas berubah jinak layak nya merpati. Satu kata yangs merubah IBLIS jadi MALAIKAT, merubah LAWAN jadi KAWAN, merubah SURAM jadi GEMBIRA, merubah TANGIS jadi BAHAGIA. Namun kadang kata itu berubah menyakitkan qalbu. Meranakan pemiliknya. Mencabik cabik seluruh raga hingga habis badan tanpa rupa. Dengan tanpa sedikitpun mengasihaninya. Seonggok daging bernama Hati tak sanggup menampung keadaanya. Memikul segala yang dimilikinya. Kadang berlari menentengnya, namun kadang terseok-seok menyeretnya. Seketika kata itu menghidupkan pemiliknya, namun tak ayal…

Read More Read More

Untaian Harapan Semu

Untaian Harapan Semu

Berjalan di semunya asa, memipih lelah dalam balut angan yang indah, bertajir kaidah kehidupan, merangsak puji untuk ayat, mati di cerca indahnya cinta. riuh hati melantang puja, insanpun berdiri tegap berbuih restu, menyaksi bunga menentang akal, terpilih logika di senja yang na’as. hadirmu meneteskan terang dalam hina, menepis gemerlap masa senggang, berpeluh bayang tak berakal, keringkan hampa.. siramlan ceria.. bertajik lemah bejana cinta. berbisik kini engkau lelah, memandang keagungan jasa, menunduk berdalih tanya, ‘kenapa tak bergeming yang menyakit’ dan itu…

Read More Read More

Angin

Angin

Hey kau Wanita yang diammu tanpa kata Terdiam tanpa sebuah irama Kau bawa aku dalam buayan Kala langkah kaki ku mulai lunglai Kau papah aku dalam kelam Iya Aku… Orang yang terpatri dalam kefanaan dunia Selalu menuntut ku untuk selalu sempurna Pernahkah kau merasa menjadi aku Iya Aku… Orang yang bodoh dan dungu Tak mengerti sandi cintamu Jangan ajarkan aku membencimu Membenci semua lakumu Iya Aku… Orang yang tak pernah kau anggap hadirku Sebagai peneman masa tua mu… Itu aku……

Read More Read More

Puisi Era Baru PUISI PATIDUSA

Puisi Era Baru PUISI PATIDUSA

#DOKUMEN_PATIDUSA Adalah sebuah bentuk puisi terbaru di era saat ini, sejak diproklamirkan pada tanggal 27-8-2015,oleh Agung Wibowo Sejak diproklamirkan Puisi PATIDUSTA ini sudah memiliki Anggota yang lumayan Di grup facebook yang bernama PUISI PATIDUSTA (4,3,2,1)  memilik Anggota Aktif 4699 Anggota. Tentu ini adalah sebuah kemajuan di bidang sastra indonesia dimana genre baru dalam berpuisi pun memiliki kemajuan yang pesat. Baik lah untuk lebih jelasnya ini lah salah satu Penyampaian puisi PATIDUTA. PUISI PATIDUSA ( Empat Tiga Dua Satu ) Puisi…

Read More Read More

INDAHNYA CINTA

INDAHNYA CINTA

♥♥INDAHNYA CINTA♥♥ ☆♥ Begitu indah kisah yg kau goreskan dihatiku,, Begitu manis kenangan-kenangan yg kau tinggal dikalbuku…♥ ☆♥ Walau kau sering menghiasinya dengan dusta dalam tiap kata-katamu,, Namun entah karna mengapa aku tak dapat membencimu…♥ ☆♥ Begitu sulit buatku untuk melupakanmu,, Walau banyak cinta yg datang menggoda,, Namun kau tetap yg terindah diantara cinta-cinta itu…♥ ☆♥ Kurasa semua cinta-cinta yg datang itu,, Tak mampu menghapus kenangan-kenangan cinta,, Yg pernah kau berikan kepadaku…♥ ☆♥ Walau tidak sedikit juga luka yg kau…

Read More Read More

Puisi Malam untukmu

Puisi Malam untukmu

Puisi Malam untukmu Tetesan air hujan masih menetes resah Lirih terdengar suaranya gundah Angin malam menderu dengan gelisah Mengusik ketenangan kolam jiwa terpecah Kini rasa mengalun entah Terbang melayang jauh tanpa jamah Angin berdesir tidak begitu ramah Seolah perlahan menyapu kenangan yang pernah singgah… Sudahlah mungkin aku harus pasrah Pada kenyataan yang membuatku melemah Mungkin aku harus tabah Malam ini kutulis puisi untukmu Untukmu yang telah berubah Untukmu yang menurutku salah Dan kamu yang tak pernah mau mengalah Aprilku, Cianjur…

Read More Read More

Luka Matang

Luka Matang

Pernah terjadi badai di hatiku, saat cahaya rembulan membelah menjadi sabit Kala itu aku menangis di sudut diam, melihat punggungmu yang berlarian Aku ingin meronta dari tangisku, namun kepergianmu telah lumpuhkan perbuatanku Hanya melihat senyum di salam terakhirmu dan terbukalah luka yang selama ini matang dalam jiwaku Percuma saja kau sebutkan hal bahagia antara aku dan kamu Luka yang kau ajarkan telah matang ku jiwai Kini berteman dengan duka adalah keahlian sepiku Dari jejak tinggalmu kupatenkan hati tak lagi mau…

Read More Read More

MENEMPUH JUANG

MENEMPUH JUANG

MENEMPUH JUANG//kata indah untuk seorang istri Lilis m// Karya : Wahyudin ( Ayh Anisa) Saat rasa lelah terlihat di kelopak mata Terasa sayup menahan resah memancar arah Menepis bahasa jiwa kian melemah Di altar seminar peraduan wajah Tanpa saksi keringat merambah Membasah kerah baju bersimbah lelah Dan inilah sumpah atas putihnya noktah Tanggung jawab telah di persembah Dua hati belahan jiwa merambah kasihnya Sayapkan kepak semangat memberi MENEMPUH JUANG gemilang kedikdjayaan Sedari pagi datang bersama mentari Menyiulkan kehidupan menapaki curamnya…

Read More Read More