Browsed by
Kategori: Syair

Angin

Angin

Hey kau Wanita yang diammu tanpa kata Terdiam tanpa sebuah irama Kau bawa aku dalam buayan Kala langkah kaki ku mulai lunglai Kau papah aku dalam kelam Iya Aku… Orang yang terpatri dalam kefanaan dunia Selalu menuntut ku untuk selalu sempurna Pernahkah kau merasa menjadi aku Iya Aku… Orang yang bodoh dan dungu Tak mengerti sandi cintamu Jangan ajarkan aku membencimu Membenci semua lakumu Iya Aku… Orang yang tak pernah kau anggap hadirku Sebagai peneman masa tua mu… Itu aku……

Read More Read More

Coretan Gundah Motivasi

Coretan Gundah Motivasi

Cinta yang Agung Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya. Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu. Apabila cinta tidak berhasil Bebaskan dirimu Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi. Ingatlah,bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya. Tapi, ketika cinta itu mati.. kamu tidak perlu mati bersamanya Orang terkuat BUKAN mereka…

Read More Read More

Cinta Baginda

Cinta Baginda

Terdengar Merdu Suara Bersiul.. Terbawa Angin Kian Menimbul.. Terbesit Dihati Semoga Makbul.. Karena Rindu Ingin Berjumpa Rasul.. . Rasulallah Dalam Mengenal Mu.. Kami Susun Lembaran Syarah Mu.. Pahit Getir Segala Perjuangan Mu.. Membawa Cahaya Kebenaran Bagi Umat Mu… . Engkau Tebarkan Dengan Penuh Tertata .. Walau Harus Ditempuh Penuh Derita.. Meskipun Goncangan Banyak Diterpa.. . Tak Terjangkau Budi Pekerti Mu.. Tak Tergambar Keindahan Akhlak Mu.. Tiada Terbatas Segala Jasa Mu.. Dan Engkau Ayomi Demi Umat Mu…” . Tabahnya Hati Mu…

Read More Read More

Puisi Era Baru PUISI PATIDUSA

Puisi Era Baru PUISI PATIDUSA

#DOKUMEN_PATIDUSA Adalah sebuah bentuk puisi terbaru di era saat ini, sejak diproklamirkan pada tanggal 27-8-2015,oleh Agung Wibowo Sejak diproklamirkan Puisi PATIDUSTA ini sudah memiliki Anggota yang lumayan Di grup facebook yang bernama PUISI PATIDUSTA (4,3,2,1)  memilik Anggota Aktif 4699 Anggota. Tentu ini adalah sebuah kemajuan di bidang sastra indonesia dimana genre baru dalam berpuisi pun memiliki kemajuan yang pesat. Baik lah untuk lebih jelasnya ini lah salah satu Penyampaian puisi PATIDUTA. PUISI PATIDUSA ( Empat Tiga Dua Satu ) Puisi…

Read More Read More

Puisi Malam untukmu

Puisi Malam untukmu

Puisi Malam untukmu Tetesan air hujan masih menetes resah Lirih terdengar suaranya gundah Angin malam menderu dengan gelisah Mengusik ketenangan kolam jiwa terpecah Kini rasa mengalun entah Terbang melayang jauh tanpa jamah Angin berdesir tidak begitu ramah Seolah perlahan menyapu kenangan yang pernah singgah… Sudahlah mungkin aku harus pasrah Pada kenyataan yang membuatku melemah Mungkin aku harus tabah Malam ini kutulis puisi untukmu Untukmu yang telah berubah Untukmu yang menurutku salah Dan kamu yang tak pernah mau mengalah Aprilku, Cianjur…

Read More Read More

Luka Matang

Luka Matang

Pernah terjadi badai di hatiku, saat cahaya rembulan membelah menjadi sabit Kala itu aku menangis di sudut diam, melihat punggungmu yang berlarian Aku ingin meronta dari tangisku, namun kepergianmu telah lumpuhkan perbuatanku Hanya melihat senyum di salam terakhirmu dan terbukalah luka yang selama ini matang dalam jiwaku Percuma saja kau sebutkan hal bahagia antara aku dan kamu Luka yang kau ajarkan telah matang ku jiwai Kini berteman dengan duka adalah keahlian sepiku Dari jejak tinggalmu kupatenkan hati tak lagi mau…

Read More Read More

KATA INDAH UNTUK SEORANG ISTRI

KATA INDAH UNTUK SEORANG ISTRI

BUKU KATA INDAH UNTUK SEORANG ISTRI(LILIS M) Penulis : Wahyudin (Ayh Anisa) “HAPUSLAH LELAHKU” Bermakna pada seorang suami yang berkerja keras, bertanggung jawab terhadap istrinya, memperioritaskan keluarga di banding kesenangan dirinya sendiri Inilah HAPUSLAH LELAHKU Dalam kodratku sebagai seorang suami Di wajibkan untuk memberi nafkah lahir batin atas istri Melangkah terus, menerus untuk mencari sesuap nasi Menghilangkan ego demi mencapai ridho ILLAHI ROBBI Lelah, letih acap kali datang menembus raga Lidah seakan kelu berlisan, menahan rasa sakit yang melanda Namun…

Read More Read More

Habis Gelap Terbitlah Terang

Habis Gelap Terbitlah Terang

Habis Gelap Terbitlah Terang Oleh: Ach Faisol Kobaran semangat Meluap-luap bersama tetesan keringat Mengguyur semangat Kalahkan liku hidup yang pekat Gebrakan terhadap kemajuan Kibarkan bendera perubahan Teriakkan nada juang Habis gelap terbitlah terang Cahaya yang kau janjikan Akan bersinar di masa depan Benar, itu kurasakan Memancar dalam raga setiap perempuan Terima kasih ibu pahlawan Dobrakanmu sangat berlian Akhiri kisah boneka mainan Menuju hidup penuh harapan Sumenep, 21 April 2018 #kertinku #kartiniimpian

Hujan Dan Kenangan

Hujan Dan Kenangan

Hujan Dan Kenangan Karya : Jefri Prawinata Kita pernah melihat hujan di samping kenangan Lalu jangan jadikan kenangan sebagai permusuhan Jadikan dia sebagai kedamaian Yang mudah bersemayam dalam pikiran Hujan memang mudah menuaikan basah Kenangan memang mudah menuaikan kisah Lalu hati memang mudah untuk bersedih Tetapi jangan kesedihan menjadikanmu susah Kenangan sejatinya tak mau membuat susah Sejatinya dia hanya ingin mengingatkan kisah Mengingatkan hari-hari yang pernah cerah Lalu kau anggap kini dia telah bersedih Pabila hujan menyajikan kisah Belailah dia…

Read More Read More

Contoh Puisi Talibun

Contoh Puisi Talibun

Talibun Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris. Contoh: Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak pun belis ampiranIkan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanak pun cari isi Induk semang cari dahulu