Untaian Harapan Semu

Untaian Harapan Semu

Berjalan di semunya asa,
memipih lelah dalam balut angan yang indah,
bertajir kaidah kehidupan,
merangsak puji untuk ayat,
mati di cerca indahnya cinta.

riuh hati melantang puja,
insanpun berdiri tegap berbuih restu,
menyaksi bunga menentang akal,
terpilih logika di senja yang na'as.

hadirmu meneteskan terang dalam hina,
menepis gemerlap masa senggang,
berpeluh bayang tak berakal,
keringkan hampa..
siramlan ceria..
bertajik lemah bejana cinta.

berbisik kini engkau lelah,
memandang keagungan jasa,
menunduk berdalih tanya,

'kenapa tak bergeming yang menyakit'

dan itu berbalik...
meleraiku untuk bersua,
ketika angan menepis wasiat,
menenggelamkan kebasan asa,
tersangga kau pada kehormatan.

aku lemah...
aku yang memercik dari kehidupan,
menangis asa dalam hormat,
tersadari benalu di lembah berlimbah,
derajatku tak manusia,
menyingsingpun tertindas jumawa,
hingga...
ku terlerai dalam jinah tuhan menjinjit.

tapi tertera dalam bejana kaidah,
muslihat berpanji dalam alunan dawai yang kini
kusam,
lalu beranjak ke hidup masa kecil,
meninakan harapan semu.

Bandung.25-04-2018_19:54

Created by :
¢¡k¡★¹°⁴™ buih senja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *